Download Ebook COBIT 5

Download Ebook COBIT 5 ada di link download ini. COBIT 5 merupakan sebuah kerangka menyeluruh yang dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya untuk tata kelola dan manajemen TI perusahaan.

COBIT 5 memungkinkan TI untuk dikelola dan diatur dalam cara yang lebih menyeluruh untuk seluruh lingkup perusahaan, meliputi seluruh lingkup bisnis dan lingkup area fungsional TI, dengan mempertimbangkan kepentingan para stakeholder internal dan eksternal yang berhubungan dengan TI. COBIT 5 didasarkan pada lima prinsip kunci untuk tata kelola dan manajemen TI perusahaan. Kelima prinsip ini memungkinkan perusahaan untuk membangun sebuah kerangka tata kelola dan manajemen yang efektif dan efisien, yang dapat mengoptimalkan investasi dan penggunaan TI untuk mendapatkan keuntungan bagi para stakeholder (ISACA, 2012).

COBIT 5 merupakan framework yang komprehensif dan digunakan secara global untuk keperluan bisnis yang memungkinkan organisasi memanfaatkan informasi dan teknologi yang dimiliki dengan sebaik mungkin dengan menyediakan framework management dan
governance untuk IT di tingkat enterprise.

COBIT 5 membantu organisasi menciptakan nilai yang optimal dari teknologi informasi dengan menjaga keselarasan antara perolehan manfaat, optimalisasi risiko dan optimalisasi sumberdaya yang dimiliki.

Perbedaan CoBiT 4.1 dengan COBIT 5

COBIT dikenal luas sebagai standard defacto untuk kerangka kerja tata
kelola TI (IT Governance) dan yang terkait dengannya. Di sisi lain
standard/framework ini terus berevolusi sejak pertama kali diluncurkan di 1996 hingga rilis terakhir yaitu COBIT 5 yang diluncurkan pada Juni 2012 yang lalu. Pada setiap rilisnya, kerangka kerja ini melakukan pergeseran-pergeseran beberapa paradigma. Berikut adalah uraian dari COBIT 4.1 dan COBIT 5 (Institute, 2007) :
Prinsip baru dalam tata kelola TI untuk organisasi, Governance of
Enterprise IT (GEIT).

COBIT 5 sebagaimana juga Val IT dan Risk IT—ini lebih
berorientasi pada prinsip, dibanding pada proses. Berdasarkan feedback
yang masuk, menyatakan bahwa penggunaan prinsip itu lebih mudah
dipahami dan diterapkan dalam konteks enterprise secara lebih efektif.

#1 COBIT 5 memberi penekanan lebih kepada Enabler. Sebenarnya pada
CobiT 4.1 juga terdapat enabler baik secara eksplisit maupun implisit,
hanya saja Cobit 4.1 tidak menyebutnya secara spesifik. Sementara COBIT
5 menyebutkan secara spesifik dan ada 7 enabler dalam
implementasinya.

#2 COBIT 5 mendefinisikan model referensi proses yang baru dengan
tambahan domain governance dan beberapa proses baik yang sama sekali
baru ataupun modifikasi proses lama serta mencakup aktifitas organisasi
secara end-to-end. Selain mengkonsolidasikan CobiT 4.1, Val IT, dan Risk
IT dalam sebuah framework, COBIT 5 juga dimutakhirkan untuk
menyelaraskan dengan best practices yang ada seperti misalnya ITIL v3
2011 dan TOGAF.

#3 Dalam COBIT 5 terdapat proses-proses baru yang sebelumnya belum ada
di CobiT 4.1, serta beberapa modifikasi pada proses-proses yang sudah
ada sebelumnya di CobiT 4.1. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa
model referensi proses COBIT 5 ini sebenarnya mengintegrasikan konten CobiT 4.1, Risk IT dan Val IT. Sehingga proses-proses pada COBIT 5 ini lebih
holistik, lengkap dan mencakup aktifitas bisnis dan IT secara end-to-end.

Perbedaan CoBiT 4.1 dengan COBIT 5 Lainnya

#4 Praktik dan aktifitas tata kelola dan manajemen pada COBIT 5 sebenarnya ekuivalen dengan control objective CobiT 4.1 serta proses-proses pada Val IT dan Risk IT.

#5 COBIT 5 menggunakan konsep Goal dan Metrik yang sama dengan COBIT 4.1, Val IT, dan Risk IT. Hanya saja COBIT 5 mengubah namanya menjadi enterprise-goal, IT-related goal dan process goal untuk mencerminkan view secara organisasi.

#6 Framework COBIT 5 menyediakan Input dan Output untuk setiap
management practice, sementara CobiT 4.1 hanya menyediakan ini pada
tingkatan proses saja. Hal ini dapat dijadikan petunjuk tambahan dalam
mendesain proses-proses berikut produk kerja yang dihasilkan dan
membantu integrasi antar proses-proses yang ada.

#7 RACI Chart. Pada dasarnya COBIT 5 menyediakan diagram RACI yang
menjelaskan peran dan tanggung-jawab dengan cara yang sama seperti
pada CobiT 4.1, Val IT, maupun Risk IT. Hanya saja COBIT 5 memberikan
diagram yang lebih lengkap, detail dan rentang yang lebih jelas dari setiap
pihak baik IT maupun bisnis untuk setiap praktik manajemen.

Model dan Asesmen terhadap Process Capability framework COBIT 5 tidak
lagi menggunakan pendekatan berbasis CMM seperti yang digunakan dalam CobiT 4.1, Val IT, maupun Risk IT. Sebagai gantinya COBIT 5 akan menggunakan pendekatan baru yang berbasis pada ISO/IEC 15504. Pendekatan yang digunakan CobiT 4.1, Val IT dan Risk IT menggunakan atribut dan skala pengukuran yang berbeda dengan pendekatan berbasis ISO/IEC 15504 ini. Pendekatan baru ini menurut ISACA merupakan pendekatan yang lebih baik, handal dan juga lebih repeatable sebagai sebuah metode penilaian kematangan/kemampuan proses.

Download Ebook COBIT 5 ada di link download ini.

  • 2012 COBIT5 A Business Framework for the Governance and Management of Enterprise IT
  • 2012 COBIT5 Enabling Processes
  • 2013 COBIT5 Process Assessment Model
  • 2013 COBIT5 Self Assessment Guide Using COBIT